C++ Life tech VT 17 - VT 25
17. Mengendalikan arus ac dengan relay

https://wokwi.com/projects/438812553215057921
pada vidio ini saya belajar cara memprogram modul relay sebagai mengontrol arus listrik
18. pada vidio ini untuk sesnor suara tidak tersedia pada wokwi pada vidio ini saya mempelajari cara wiring dan proram sensor suara sebagai input dan lampu led sebagai output sehingga jika ada suara dari misal tangan maka lampu akan nyala
![]() |
| https://wokwi.com/projects/438812553215057921 |
Kelebihan EEPROM di Arduino
1. Data tetap ada meskipun perangkat dimatikan. Hal ini dikarenakan EEPROM termasuk jenis non-volatil.
2. Dapat menahan ribuan siklus tulis/erase.
3. API Arduino menyediakan fungsi yang mudah digunakan untuk mengakses EEPROM.
Kekurangan EEPROM di Arduino
1. Pada umumnya memiliki kapasitas kecil seperti Arduino Uno yang hanya memiliki 1024 byte EEPROM.
2. Waktu akses lebih lambat jika dibandingkan dengan RAM.
3. Setiap sel memori hanya dapat dihapus dan ditulis ulang sekitar 100.000 kali sebelum mulai gagal.
![]() |
| https://wokwi.com/projects/438790689927917569 |
pada vidio ini saya belajar cara memprogram sensor sebagai input dan led dan serial monitor sebagai output
![]() |
| https://wokwi.com/projects/438804391088539649 |
Video ini menjelaskan sistem keamanan berbasis Arduino yang menggunakan keypad untuk input ID dan password, LCD untuk menampilkan status, EEPROM untuk menyimpan data secara permanen, dan relay untuk mengaktifkan perangkat saat akses diberikan. Sistem memverifikasi input dengan data di EEPROM, mengaktifkan relay jika benar, dan menampilkan pesan error jika salah. Pengguna juga bisa mengubah password yang tersimpan di EEPROM.
![]() |
| https://wokwi.com/projects/438968029029214209 |
paada vidio ini menjelaskan bagaimana RTC (Real Time Clock) digunakan untuk mengontrol relay, yang pada gilirannya dapat menghidupkan atau mematikan perangkat elektronik, seperti lampu, pada waktu yang telah ditentukan.
![]() |
https://wokwi.com/projects/438807764835869697 |
Interrupt adalah mekanisme yang memungkinkan Arduino untuk merespons peristiwa eksternal secara langsung, seperti sinyal dari sensor atau tombol. Anda dapat membuat Arduino menjalankan kode tertentu ketika suatu peristiwa terjadi tanpa harus terus-menerus memeriksa kondisi tersebut dalam loop utama. Ada dua jenis interrupt yang umum digunakan dalam Arduino, yaitu external interrupt dan timer interrupt.
1. External Interrupt
External interrupt diaktifkan oleh perubahan status pin tertentu, seperti perubahan dari HIGH menjadi LOW atau sebaliknya. Arduino Uno memiliki dua pin (pin 2 dan pin 3) yang
mendukung external interrupt.
2. Timer Interrupt
Timer interrupt diaktifkan oleh timer yang telah ditentukan sebelumnya. Timer interrupt memungkinkan Anda untuk menjalankan kode pada waktu tertentu tanpa harus terus-menerus memeriksa waktu dalam loop utama.






Komentar
Posting Komentar